Cinta yang Terhalang oleh Takdir. Episode 1: Pertemuan di Desa.
Angin sore berhembus lembut di Desa Cibiru, membawa aroma tanah basah setelah hujan siang tadi. Matahari mulai condong ke barat, menciptakan semburat jingga di langit. Di tepi sungai kecil yang mengalir jernih, seorang pemuda duduk di atas batu besar, melemparkan kerikil ke dalam air. Wajahnya teduh, matanya tajam menatap riak-riak kecil yang terbentuk, namun pikirannya jauh, melayang ke arah yang tak pasti. “Arman!” Suara merdu itu membuat pemuda tersebut menoleh. Seorang gadis berlari ke arahnya, gaun putihnya berkibar tertiup angin. Rambut panjangnya yang dikepang satu melambai-lambai di punggung. Sinta, gadis yang selalu bisa membuatnya tersenyum meski dunia terasa berat. “Kamu telat, Sinta,” ucap Arman, bibirnya melengkung ke senyum kecil yang penuh arti, namun ada raut kesedihan yang tak bisa ia sembunyikan. Sinta menghela napas panjang, duduk di sebelah Arman dengan ragu. “Ayah menyuruhku membantu ibu menjemur padi. Aku tak bisa menolak.” Arman menatapnya, mata yang ...